Menghadapi Ketidakadilan Dalam Hidup

Kita semua sadar dan tahu bahwa hidup ini tidak adil.

Namun terkadang ada momen yang terjadi dalam hidup kita yang nampak sangat tidak adil, yang membuat kita merasa muak menjalani hidup.

Mungkin saja kamu merasa di khianati, trauma masa kecil, atau kekerasan secara fisik.

Merasakan amarah dan ketidakadilan secara terus menerus merenggut kebahagiaanmu, yang nantinya akan merenggut kesehatanmu pula.

Berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik:

1. Memiliki belas kasih untuk dirimu sendiri – Sadarilah bahwa kamu sudah melakukan yang terbaik yang kamu bisa saat kamu sedang berada dalam masa-masa sulit. Semakin kamu menyayangi dirimu sendiri, semakin sedikit ruang yang tersisa untuk amarah.

2. Memutuskan bahwa hal tersebut tidak layak – Ketika kamu merasa ketidakadilan terjadi pada dirimu, ingatlah semakin kamu berfokus pada amarahmu, secara tidak langsung kamu sedang menyiksa dirimu sendiri.

3. Amarah dan perasaan tidak adil mampu mengakibatkan rasa sakit secara fisik – Ada beberapa alasan mengapa perasaan negatif ini mengakibatkan rasa sakit secara fisik. Amarah membuat tubuh menjadi tegang dan kaku yang mana akan menimbulkan rasa sakit secara fisik. Amarah berkaitan dengan terjadinya pembengkakan dalam tubuh dan hal ini dapat memperparah rasa sakit dan mengganggu kesehatan secara keseluruhan.

4. Pisahkan antara fakta yang terjadi dari perasaan yang kamu rasakan – “Mawar” kehilangan pekerjaannya secara sepihak. Akhirnya dia memendam rasa amarah yang begitu dalam terhadap situasi yang dialaminya dan terhadap orang-orang yang terlibat. Dia sadar bahwa amarahnya telah menghambatnya untuk menikmati hidupnya. Dia berjuang untuk melepaskan rasa amarahnya. Walaupun “Mawar” sangat sadar bahwa apa yang terjadi pada dirinya adalah sesuatu yang tidak adil, dia tidak lagi merasakan perasaan tidak adil dan merasa menjadi korban. Hal ini membuat dia fokus pada tujuannya kedepan dan hal-hal yang membuat hidupnya menjadi lebih baik.

5. Membayangkan hal-hal yang menyenangkan – Bayangkan dirimu tengah berada di alam (berada di hamparan rumput yang luas, atau berada di tepi pantai, atau berada di puncak gunung), atau bayangkan kamu sedang berada dengan orang yang kamu kasihi untuk menetralisir perasaan negatif yang sedang kamu rasakan.

6. Bersabarlah terhadap dirimu sendiri – Akan butuh waktu untuk membuat emosi negatif tersebut untuk berkurang. Dorong dirimu sendiri untuk menjadi lembut pada setiap momen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *